Jawa Barat Setuju Naikan UMK 6%

VIVAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sudah menandatangani kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten di Jawa Barat rata-rata hingga 6% dari tahun-tahun sebelumnya.

Beri Selamat ke Prabowo-Gibran, Perindo Sampaikan 4 Sikap

Saat ini UMK tertinggi berada di Kabupaten kerawang sebesarĀ  16%, sedangkan terendah di kabupaten Subang 6,4%.

"UMK 21 kabupaten kota di Jawa Barat telah saya tanda tangani tadi malam sekitar pukul 23.10, dan untuk lima Kabupaten kota lainnya masih dalam preoses seperti kota Cimahi dan kabupaten Bandung Barat," ujar Ahmad Heryawan, usai menandatangani kenaikan UMK, Jumat dini hari, 21 November 2008.

Heryawan mengakui terjadinya keterlambatan akibat belum adanya titik temu kesepakatan antara pemerintah, pengusaha dan para buruh dalam menepatkan UMK. "Itu perlu proses panjang, namun mudah-mudahan senin esok, semua UKM di Jabar selesai saya tandatangani," jelasnya.

Dia mengaku UMK 21 kabupaten kota yang ditandatangninya sudah sesuai dengan yang disodorkan tanpa mengalami perubahan sedikitpun. Dia meyakini, UMK itu merupakan hasil rapat dewan penguapahan di masing-masing kota/kabupaten antara pekerja, pengusaha, akademisi dan pemerintah setempat.

"Jadi tidak perlu dikoreksi lagi, saya hanya tinggal menandatangani saja," ujarnya.

Sementara, hari ini, Jumat 21 November 2008 ribuan buruh se kota Bandung akan kembali turun kejalan untuk menggelar aksi serupa menutut kenaikan UMK tahun 2009 mendatang memenuhi 100% kebutuhan hidup layak. AKsi akan dipusatkan di kantor walikota dan kantor Gubernur.

Laporan: Sigit Zulmunir/Bandung.

Ilustrasi sosial media

Menyelami Dampak Negatif FOMO pada Pengguna Media Sosial

Fenomena FOMO, yang ditandai oleh perasaan tidak nyaman karena merasa tertinggal dalam hal-hal tertentu, menjadi perhatian dalam diskusi.

img_title
VIVA.co.id
24 April 2024