Hasil Penjualan Aset Kurang

Menkeu Minta Obligor BLBI Tambah Aset

VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah akan menagih para debitor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) jika hasil penjualan aset mereka tidak bisa menutupi utangnya kepada negara.

"Mereka harus menambah aset," ujar Menteri Keuangan di Jakarta, Rabu malam, 28 Januari 2009.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah telah menandatangani penyelesaian dengan delapan obligor BLBI. Sebagian dari obligor tersebut telah menyerahkan sebagian aset. "Ini dalam proses eksekusi untuk dijual," katanya. Hasil penjualannya akan disetor ke APBN.

Sedangkan, sebagian lagi masih dalam proses estimasi yang diharapkan selesai dalam satu - dua bulan ke depan.

Ke delapan obligor tersebut adalah Marimutu Sinivasan, Ulung Bursa, Atang Latief, Lidia Muchtar, Omar Putirai, Adisaputra Januardy, James Januardy dan Agus Anwar.

Kemarin, Tim Pengawas Penyelesaian BLBI dari DPR menyambangi Gedung Departemen Keuangan.

Fakta-fakta Anggota TNI Tersambar Petir di Depan Mabes Cilangkap, 1 Meninggal Dunia

Tim pengawas BLBI itu adalah Aulia Rahman, Trimedya Panjaitan dan Dradjad H Wibowo.

Menurut Dradjad, dalam rapat konsultasi itu dibahas soal penyelesaian obligor BLBI. Dalam pertemuan itu, menurut dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan ada delapan obligor yang dipegang Departemen Keuangan, kemudian delapan obligor di Kejaksaan Agung, dan delapan lagi di Kepolisian.

Dari pertemuan itu, tim pengawas sepakat akan menindaklanjuti delapan obligor yang di Departemen Keuangan dimana telah terlebih dahulu disepakati dengan Komisi Keuangan DPR. Pada 4 Februari nanti, DPR dan pemerintah akan bertemu lagi menentukan soal aset-aset tersebut.




Tangkapan layar anggota KPU RI Idham Holik saat rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat nasional di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat, 15 Maret 2024.

Ganjar-Mahfud Ngaku Tak Dapat Undangan Penetapan Prabowo-Gibran, KPU Bilang Begini

KPU mengeklaim bahwa lembaganya sudah menjalin komunikasi secara pribadi kepada liaison officer atau naradamping pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024